Inilah Jabatan Yang Diproritaskan Pada Rekrutmen CPNS 2013
Info Penerimaan PNS
- Jakarta. Pemerintah menyiapkan 60.000 formasi Calon Pegawai Negeri
Sipil (CPNS) di seluruh kementerian/ lembaga dan pemerintah daerah pada
2013 ini. Sebanyak 40.000 lowongan di antaranya dibuka untuk daerah,
sementara sisanya sebanyak 20.000 untuk instansi pemerintah pusat. Namun
formasi ini tidak dibuka untuk semua jabatan, hanya jabatan-jabatan
tertentu yang boleh direkrut pada 2013 ini.
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Azwar Abubakar mengemukakan,
penerimaan CPNS
masih dibatasi untuk tenaga pendidikan, tenaga kesehatan, tenaga teknis
dan jabatan-jabatan tertentu yang benar-benar dibutuhkan oleh
organisasi.
“Misalnya tenaga penyuluh pertanian, yang memang dibutuhkan dalam
meningkatkan hasil pertanian, seperti beras, jagung, dan lain-lain,”
ujar Azwar di Jakarta, Kamis (21/2).
Adapun untuk instansi pemerintah pusat yang diprioritas dalam rekrutmen
CPNS 2013 ini adalah guru (guru kelas dan guru produktif), dosen
(eksakta dan tehnik), jabatan-jabatan penegak hukum, jabatan yang
menjadi pelaksana utama (core business) fungsi instandi, dan jabatan
yang diperlukan untuk memenuhi standar internasional.
Menteri PAN-RB Azwar Abubakar menegaskan, meskipun kebijakan moratorium
CPNS sudah berakhir, bukan berarti pemerintah daerah dapat serta merta
merekrut CPNS sebanyak-banyaknya. Ia mengemukakan, bahwa pada 2013 ini
pemerintah tetap menerapkan kebijakan zero growth menuju minus growth.
“Usulan tambahan harus berdasarkan analisa jabatan dan analisa beban
kerja. Selain itu, instansi itu harus sudah memiliki proyeksi kebutuhan
pegawai 5 tahun ke depan,” ujar Azwar.
Secara terpisah Plt. Deputi SDM Aparatur Kementerian PAN-RB Tasdik
Kinanto menjelaskan, meskipun secara nasional kebijakannya zero growth,
namun secara instansional akan ditempuih dengan tiga pola, yakni minus
growth, zero growth, dan growth.
“Minus growth diterapkan bagi instansi yang berdasarkan hasil analisa
beban kerja (ABK) jumlah pegawainya sudah kelebihan, anggaran belanja
pegawai lebh dari 50 persen APBD (untuk kabupaten/kota), dan bagi
provinsi yang rasio belanja pegawainya lebih dari 30 persen APBD.
Sedangkan zero growth, diterapkan untuk instansi yang jumlah pegawainya
cukup, rasio anggaran belanja pegawai antara 40 – 50 persen dari APBD
(kab/kota), dan 25 – 30 persn (provinsi),” jelas Tasdik.
Sementara yang alokasi formasinya lebih besar dari jumlah PNS yang
pensiun, menurut Tasdik, hanya diperbolehkan bagi instansi/pemda yang
jumlah pegawainya sangat kurang, rasio anggaran belanja pegawainya
kurang dari 40 persen dari APBD (Kab/kota), dan untuk provinsi yang
rasio anggaran belanja pegawainya kurang dari 40 persen.
Tasdik Kinanto yang juga Sekretaris Kementerian PAN-Rb menambahkan,
instansi yang tidak memiliki tenaga honorer kategori 1 maupun kategori 2
juga menjadi pertimbangan. Selain itu, dipertimbangkan juga rasio
jumlah pegawai dengan jumlah penduduk, luas wilayah, kekurangan pegawai
serta prioritas jabatan. Sumber: setkab.go.id
Terima kasih sudah membaca
Inilah Jabatan Yang Diproritaskan Pada Rekrutmen CPNS 2013. Semoga info ini bermanfaat buat Anda.